Minggu, 19 Januari 2014

kecantikan

Menghitamkan Rambut dengan Kemiri

saat ini banyak sekali para wanita yang memiliki rambut tak hitam alami, alias kusam. Hal ini biasa nya terjadi akibat terlalu sering meluruskan rambut dengan catok dll. Bisa juga diakibatkan perngguanaan pengering  rambut yang terlalu sering. Panas matahari juga bisa membuat rambut kusam dan kering. Ini membuat keindahan warna rambut terus memudar dan tidak indah lagi. Untuk membuat rambut menjadi indah dan hitam alami, berikut adalah cara alami dengan mengguanakan kemiri. 
  • Ambil 6 buah biji kemiri 
  • Bakar sekitar 30 menit / sampai menghitam. Supaya mudah dibakar tusuk dengan tusuk sate
  • Tumbuk halus dan tambahkan air secukup nya. Masak hingga mengeluarkan minyak
  • Oleskan minyak pada kulit kepala dan rambut hingga merata
  • Diamkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air sampai bersih
  • Lakukan secara teratur maksimal 3x seminggu 


puisi 5

~ Gelombang Tsunami ~

Genderang perang dibunyikan

Kepanikan di mana - mana

Manusia dan hewan berkejaran

Berteriak mencari perlindungan

Sang bayu telah murka

Perairan memeluk bumi

Meruntuhkan segala nya

Pohon, tiang listrik, serta bangunan berjatuhan

Tersapu laut yang marah


semoga menghibur ^^...

by : meimei, (dari inspirasi kilat tugas puisi )

cerpen

Kembali kanak – kanak

Mengapa ketika semua menjadi dewasa perubahan terasa berbeda sekali. Dunia seakan memperlakuakan  ku semakin kejam. Mereka mulai menjauh dan mengacuhkan ku, seakan tak menyadari keberadaan ku di situ. Bahkan andai mereka tau, mereka akan menganggap ku lemah dan tak mungkin bisa melakukan apa – apa. Apa salah jika terkadang kita masih berperilaku seperti anak – anak ? ketahuilah, aku masih menginginkan masa – masa kecil ku dulu, sebagai seorang anak yang selalu ingin dimengerti, dituruti, terkadang manja, ingin memilki dan menguasai semua rasa kasih sayang, tak ingin diduakan, bahkan menangis dan tertawa sesuka hati. Tapi kenapa itu tak bisa kudapatkan ketika usia ku harus dibilang dewasa.  Sesungguh nya, jauh dari dalam hatiku, bukan ini dewasa yang kuharapkan, bukan rasa sakit ini yang kumimpikan, dan bukan ke hampaan ini yang selalu kurasakan menyelimuti hati. Jikalau bisa, tolong siapapun kembalikan aku pada masa kecil, jangan pernah menjadikanku dewasa, dan jangan tunjukkan lubang hitam dunia ini pada ku.
“ na, ngapain sih serius amat ? ”
“ nulis, kenapa sih ? dasar kepo “
“ kamu hobi nulis banget, emang seru ya, guna ? gaya mu udah kayak nulis surat pengakuan aja.“
“ ini orang bener – bener  bawel, tapi bener sih ini emang surat pengakuan, tapi mau di posting juga, siapa tau ada yang suka. Udah ah, aku mau cari inspirasi di tempat lain, bye nay... “

Seharus nya aku mencari tempat yang sunyi buat nyelesein cerpen ini.  Lagian butuh konsentrasi juga buat nginget – nginget kejadian nya. Nggak semudah nulis cerpen biasa, kenapa aneh banget ya kalo harus nulis bener – bener dari hati. Surat pengakuan... boleh juga. Tapi harus di mulai dari mana. Udah terlanjur terkunci rapat, nggak pernah di curhatin ke orang lain kalo mau di keluarin bener – bener nggak nyaman. Tapi untuk kali ini, aku serius. Cerita ini aku persembah kan untuk semua orang  yang dalam hati kecil nya merindukan masa kecil dan ingin menjadi anak – anak lagi.
Untuk masa lalu ku yang selalu kurindukan.
Aku tidak tahu ini termasuk puisi, cerpen, atau curhatan biasa. Tapi yang ingin aku sampai kan adalah bahwa aku benar – benar menginkan mu kembali. Aku tidak pernah tau diri ku saat masih kecil seperti apa. Aku tidak pernah memikirkan sebuah tanggung jawab besar seperti sekarang. Tanggung jawab yang ku tahu hanyalah sebatas telah mengerjakan PR sederhana. Selepas itu hanya permainan menyenangkan yang ku ingat. Bersepeda keliling kampung, bermain petak umpet dan lompat tali, tertawa sekeras yang kami bisa, intinya melakukan hal – hal menyenangkan bersama teman yang sangat setia kawan. Teman yang tak pernah menyakiti hati, mengacuhkan kita, atau bahkan menusuk dari belakang. Yang kita tahu hanya teman dengan senyuman tulus dan wajah – wajah  yang polos. Hari – hari di masa kecil hanya dilalui secara sederhana, bangun pagi, sekolah bahkan dengan berjalan kaki, atau menggandeng tangan ibu, pulang lalu bermain hingga sore. Hanya seperti itu saja. Tapi semua terasa menggembirakan dan tanpa beban.  Dunia damai dan tenang diiringi hembusan angin dari suasana kampung yang rindang.
Kasih sayang orang tua masih sepenuh nya kita rasakan. Mereka yang selalu menemani kita belajar, memeriksa PR, mengajak jalan – jalan keluar, dan bersikap adil terhadap semua anak – anak nya. Mereka selalu ada di setiap waktu, di setiap kita membutuhkan pelukan nya. Bahkan saat itu mereka selalu mendukung apa yang kita rencanakan. Tapi kenapa semua nya berbeda sekarang. Aku hanya ingin bertanya, semua yang kurasakan ini hanya pemikiran negatif ku atau kalian semua juga merasakan hal sama. Bukan kah semua rasa sayang dan perhatian itu mulai kendor seiring bertambah nya usia kita ? apakah kalian merasakann nya ? jika memang iya, mengapa harus seperti itu. Apakah menjadi dewasa berarti harus melupakan masa – masa indah di masa lalu. Aku juga merindukan perhatian yang lebih, dukungan yang selalu menyertai, dan tolong jangan beda kan anak – anak mu. Kami memiliki hati yang semakin lama menjadi semakin peka. Hati yang semakin mudah untuk merasa terluka dan di jauhkan. Perasaan yang selalu menduga – duga perihal apa salah ku hingga semua ini terjadi. Sejujur nya aku masih sangat rapuh, aku membutuhkan pegangan untuk bangkit dari keterpurukan yang melanda tiba – tiba. Dan aku selalu membutuhkan semua yang pernah kumiliki di masa lalu. Andai bisa, sekali lagi ku mohon izinkan aku kembali, dan tidak menjadi dewasa. Jika kau bisa mengabulkan nya, ini adalah hal terakhir dariku.

Untuk waktu yang selalu aku sia – siakan
Untuk setiap memori yang setia menyimpan
Untuk orang tua ku yang kusayang
Aku selalu berusaha membahagiakan mu
Aku bertahan atas dasar sayang ku
Walau kau mulai tak mempedulikan ku
Dan menduakan ku dengan yang lain
Walau kau mulai tak menyayangi ku
Dan menganggap ku selalu mengecewakan mu
Hingga kau malas dan selalu mengacuh kan ku
Ketahuilah dibalik itu semua, aku selalu menjunjung mu
Tapi maaf kan lah jikalau aku tak bisa membuktikan nya
Salahkan aku saja yang tak berjuang lebih keras untuk mengejar
Namun jangan salahkan waktu yang berjalan terlalu cepat

Begitu pun memori yang mungkin tersendat

puisi 4

Kau dan Dinginmu

Kehadiran mu menghalangi silau nya mentari

Dan meneduhkan panas nya sekitar

Kerinduan ku terhapus kan oleh mu

Wajah mu mengalihkan segalanya

Senyum mu menghadiah kan kebahagiaan 

Disetiap lelah ku

Dingin mu menyejukkan hati ku

Menghadirkan kesegaran

Pada setiap tatapan mata




dariku untuk seseorang yang hanya pernah memanggil nama ku 2 X  

puisi 3



~ Penantian ~

Aku melihat mu hari itu

Berdiri tepat di sebelahku

Tatapan mata mu membuat ku terhenti

Berhenti untuk tidak melihat yang lain

Dan membuka hati untuk yang lain

Senyum mu membuat ku selalu menunggu

Untuk setiap kehadiran mu

Untuk setiap sapaan mu

Yang selalu semu

Karena aku menyayangi mu





dari ku untuk seseorang di sana yang semu.. 

otobiografi

Sekilas Tentang Ku

          Hai, namaku mei shinta setiawan, aku anak ke dua dari dua bersaudara. Aku dilahirkan dengan menyandang nama yang bersejarah, menurutku. Bersejarah karena pertama,pembuatan nama itu dilalui dengan percekcokan yang maha dahsyat (lebay) karena sebenarnya namaku tak sependek itu. Kedua orang tuaku tak sepaham mengenai nama depan ku. Mereka berusaha mempertahankan pendapat masing – masing. Ayah ku menginnginkan nama ku menjadi Anastasya mei shinta setiawan,menurut ku itu keren, seperti nama putri. Tapi mama ku tak menyetujui nya karena masa nama panggilan nya nanti Ana ? jelek ah... mungkin begitu dialog mama ku. Lalu mama ku gantian mengusul kan bila namaku Nabila mei shinta setiawan atau Lola mei shinta setiawan. Woww.. nabila !! kalau itu benar menjadi namaku sampai sekarang, mungkin aku akan tumbuh mirip dengan Nabila JKT48, menyenangkan, tapi  Lola ?? omg, akankah nanti nya aku menjadi anak yang lola tingkat tinggi ? inagat lah ma, yah, nama adalah adalah do’a. Andai waktu itu bayi bisa ngomong, aku akan beragumen secara adil. Mengapa tidak sekalian digabung jadi satu menjadi Anastasya nabila mei shinta setiawan, itu jauh lebih adil, tapi melelahkan saat UNAS. Dan sayang nya aku tidak punya hak berbicara. Karena percekcokan yang tak kunjung usai, akhir nya kata mama ku dokter menjadi hakim, dan memutus kan agar namaku Mei Shinta Setiawan. Sebenar nya aku anak siapa, ortu apa dokter, kok nama yang termasuk upacara sakral malah diberi oleh dokter, aneh. Kedua, nama ku itu juga memiliki arti sejarah yang lain karena kata Shinta diambil dari dewi Shinta dalam kisah wayang ramayana,dan setiawan alias setia. Semoga do’a dalam nama ini menyarap pada pemilik nya. Dewi Shinta yang cantik dan setia.
       Ayah ku bernama Endro setiawan, mama ku bernama Nurhayati, dan kakak ku bernama Yowanda meita setiawan. Aku dan kakak ku terlahir hanya beda umur 2 tahun. Kami sama - sama lulusan dari sekolah SDN Karang Besuki 2. sebelum nya waktu kenaikan kelas 5 aku pindah sekolah ke MI Sunan Kalijaga, namun hanya selama 4 bulan, kemudian aku kembali lagi ke sekolah lama ku. Tapi saat kelulusan nasib ku tak sebaik kakak ku. Aku tak bisa masuk di SMPN 8 seperti kakak ku, karena nilai UASBN ku 25,60. akhirnya aku diterima di SMPN 4 Malang. Di sana aku memasuki kelas khusus seni (PPST) untuk melanjut kan hobi ku dalam seni tari dan peran. Saat lulus SMP pun nasib ku kembali tak sesuai harapan. Nilai UNAS ku hanya 31,10 sehingga sekali lagi aku tidak bisa mengikuti jejak kakak ku di SMAN 8 Malang. Kecewa sempat menyelimuti ku selama sebelum pendaftaran, hingga akhir nya keberuntuungan datang. Hasil kerja keras ku selama mengikuti kelas seni ternyata bisa menolong. Akhir nya dengan menggunakan piagam tingkat Jawa Timur aku bisa diterima di SMAN 8 melalui jalur prestasi. Cita - cita ku dari dulu ingin menjadi seorang dokter, di sma rencana nya  aku ingin mengambil jurusan ipa, sehingga nanti nya bisa memasuki kuliah kedokteran. Tapi sekali lagi harapan ku tak tercapai. Saat penjurusan aku ternyata masuk di kelas IPS, bukan IPA seperti yang kuharapkan. Akankah aku tidak bisa mencapai cita - cita ku sebagai dokter ? Mengapa banyak sekali hal yang sudah aku rencanakan matang - matang ternyata malah selalu jauh melenceng. selalu menimbul kan kekecewaan dan kesidihan, tapi terkadang itu memberikan jalan terbaik. Tapi tidak bisa kah pengecualian pada kedokteran. Aku ingin sekali menjadi dokter. Untuk sekarang, karena aku masih duduk di bangku kelas 10, maka terjadilah saja semuanya. Aku hanya harus mengikuti. Semoga ada berkah tersendiri dari kelas ips. 
byee....    

Minggu, 12 Januari 2014

puisi part 2

puisi cinta

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,

seperti kata yang tidak sempat diucapkan kayu

kepada api yang menjadikannya abu....

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,

seperti isyarat yang tak sempat

dikirimkan awan kepada hujan

yang menjadikannya tiada   



puisi by kahlil gibran

hai semua, buat yang nge fans sama karya - karya nya kahlil gibran, ini ada salah satu puisinya tentang cinta. semoga menghibur.



JATUH CINTA PADAMU


mempesonanya kamu

menyungging senyummu

menghiasi wajahmu

mendiamkan detak jantungku

mataku menjadi pencuri senyummu

yang menghantam jantungku 

bingung tak menentu

dengan kehadiranmu

mungkinkah menerimaku

ku takut kehilangan mu 

bila kau tau perasaan ku